a.
Pengertian Metode Pemberian Tugas
Menurut
Kamus Besar Indonesia (2008: ) tugas adalah sesuatu yang wajib dikerjakan atau
yang ditentukan untuk dilakukan, pekerjaan yang menjadi tanggung jawab seseorang.
Menurut Manzilatusifa (2000:70) metode pemberian tugas merupakan salah satu
metode yang ingin menerapkan “learning by
doing”. Dengan pemberian tugas kepada siswa, baik secara individual maupun
kelompok di dalam kelas ataupun di luar kelas. Sedangkan menurut Heriawan, dkk
(2012:135) menyatakan bahwa metode pemberian tugas adalah suatu cara mengajar
dengan cara memberikan sejumlah tugas yang diberikan guru kepada murid dan
adanya pertanggungjawaban terhadap hasilnya. Dari pemaparan diatas dapat
disimpulkan bahwa metode pemberian tugas adalah cara mengajar guru dengan
memberikan sejumlah tugas sehingga siswa menerapkan “learning by doing” dan siswa mempertanggungjawabkan hasil tugas
tersebut.
Jenis-jenis
tugas yang dapat diberikan guru sangat beragam
tergantung pada tujuan yang akan dicapai, seperti tugas meneliti, menyusun
laporan, dan tugas di laboratorium. Metode
pemberian tugas dapat dilaksanakan dengan berpedoman pada hal-hal berikut ini
(Manzilatusifa, 2000:70):
1)
Tugas-tugas
yang akan diberikan kepada siswa hendaknya dipersiapkan dengan baik oleh guru.
Tugas yang diberikan hendaknya dapat melahirkan penguasaan atas pengetahuan dan
keterampilan tertentu.
2)
Tugas-tugas
hendaknya disampaikan kepada siswa saat dimana masalah atau pelajaran yang
menyangkut tugas tersebut masih hangat pada pikiran siswa. Jadi tugas bisa
diberikan di pertengahan atau akhir pelajaran, asal dipilih saja saatnya yang
tepat.
3)
Guru
hendaknya memberikan penjelasan yang cukup tentang tugas yang diberikannya
hingga tidak terjadi salah pengertian dan berusaha menunjukkan atau menganalisa
kesulitan yang harus dihadapi siswa dan cara mengatasinya, menunjukkan sumber
atau bahan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.
b.
Tujuan Metode Pemberian Tugas
Tujuan
metode pemberian tugas adalah untuk membina pemahaman dan keterampilan tertentu
melalui membuat atau mengerjakan tugas. Agar tujuan tersebut mencapai hasil
yang maksimal, maka harus diperhatikan petunjuk dan prinsip-prinsip sebagai
berikut:
1)
Usahakan
agar tugas yang diberikan itu mempunyai pertalian yang erat dengan bahan atau
masalah yang sudah pernah disajikan hingga siswa mudah dan mampu memahaminya.
Jika perlu sebelum dikerjakan, masalahnya didiskusikan dulu antara guru dengan
siswanya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang mungkin timbul.
2)
Usahakan
supaya tugas yang diberikan itu dirasakan dan disadari manfaatnya oleh para
siswa hingga dengan demikian minat mereka akan lebih besar untuk
mengerjakannya.
3)
Usahakan
supaya waktu untuk menyelesaikan tugas tersebut tidak terlalu lama, hingga
kejemuan yang biasanya menggagalkan pemberian tugas ini bisa dihindarkan.
4)
Usahakan
supaya siswa mengetahui alat dan cara menilai hasil pekerjaan atau penyelesaian
tugasnya, sehingga mereka bisa menghindarkan diri dari kesalahan-kesalahan
dalam penyelesaian tugasnya.
c.
Langkah-Langkah Penggunaan Metode
Pemberian Tugas
Langkah-langkah
penggunaan metode pemberian tugas adalah sebagai berikut:
1) Tahap
Persiapan
Pada tahap persiapan ada beberapa hal yang
harus dilakuan:
a)
Merumuskan
tujuan yang harus dicapai oleh siswa setelah proses pemberian tugas berakhir
b)
Menyiapkan
garis besar langkah-langkah pemberian tugas yang akan dilakukan
c)
Melaksanakan
pemberian tugas
2)
Tahap Pelaksanaan
Langkah-langkah pelaksanaan
metode pemberian tugas adalah sebagai berikut (PMPTK, 2008:26)
a) Fase Pemberian Tugas
Tugas yang diberikan kepada siswa hendaknya
mempertimbangkan; tujuan yang akan dicapai, jenis tugas dan tepat, sesuai
dengan kemampuan siswa, ada petunjuk yang dapat membantu dan sediakan waktu
yang cukup.
b) Langkah
Pelaksanaan metode pemberian Tugas
(1) Diberikan bimbingan/pengawasan oleh guru.
(2) Diberikan dorongan sehingga anak mau
melaksanakannya.
(3) Diusahakan atau dikerjakan oleh anak
sendiri.
(4) Mencatat semua hasil yang diperoleh dengan
baik dan sistematik.
c). Fase Pertanggungjawaban Tugas
Hal yang perlu diperhatikan adalah:
(1) Laporan siswa baik lisan/tertulis dari apa
yang telah dikerjakan.
(2) Ada tanya jawab dan diskusi.
(3) Penilaian hasil pekerjaan siswa baik dengan
tes atau nontes atau cara lainnya.
3). Tahap
Kesimpulan atau Penutup
Pada
tahap ini guru dan siswa melakukan evaluasi bersama tentang jalannya proses pembelajaran
dengan menggunakan metode pemberian tugas untuk perbaikan kegiatan pembelajaran
selanjutnya.
d. Kelebihan
dan Kekurangan Metode Pemberian Tugas
Sebagai
suatu metode pembelajaran, metode pemberian tugas memiliki beberapa kelebihan
diantaranya:
1)
Pengetahuan
yang diperoleh akan melekat lebih mendalam dan mudah diingat oleh siswa karena
siswa mengerjakannya sendiri atau “learning
by doing”.
2)
Tugas-tugas
yang dikerjakan oleh siswa akan memberikan pengalaman yang baik dalam
memecahkan suatu masalah
3)
Siswa
dituntut untuk kreatif dalam mencari sumber atau bahan pengetahuan yang berkenaan dengan apa yang
mereka telah pelajari di sekolah
Disamping beberapa
kelebihan, metode pemberin tugas juga memiliki beberapa kelemahan diantaranya:
1)
Sering
terjadi salah persepsi siswa dalam menerima tugas dari guru sehingga sering
terjadi kesalahan dalam menyelesaikan tugas.
2)
Jika
tidak dibimbing dengan baik maka ada kemungkinan siswa hanya menyalin hasil
pekerjaan temannya
3)
Tidak
semua materi cocok menggunakan metode ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar